majalengka.jabaroke.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka secara resmi membuka pelaksanaan Uji Kompetensi Teknis melalui penulisan makalah dalam rangka pengisian Jabatan Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Kegiatan tersebut berlangsung di SMK Negeri 1 Majalengka, Kamis (9/7/2026).
Pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam menerapkan sistem merit secara konsisten, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara serta kebijakan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait manajemen talenta dan pengisian jabatan berbasis kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.
Sebanyak 147 peserta yang merupakan hasil dari proses manajemen talenta mengikuti seleksi untuk mengisi 27 formasi Jabatan Administrator. Seluruh peserta telah melalui tahapan penilaian rekam jejak, kualifikasi, potensi, dan kinerja secara sistematis melalui platform MATALENSA sebagai bagian dari transformasi digital manajemen ASN di Kabupaten Majalengka.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa proses pengisian jabatan saat ini tidak lagi didasarkan pada pendekatan subjektif, melainkan melalui mekanisme yang objektif, transparan, dan akuntabel.
“Era pengisian jabatan berbasis kedekatan dan subjektivitas telah berakhir. Saat ini kita mengedepankan sistem merit, di mana setiap ASN dinilai berdasarkan kompetensi dan kinerja yang terukur,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh peserta yang mengikuti uji kompetensi merupakan talenta terbaik yang telah terpetakan dalam sistem manajemen talenta, sehingga diharapkan mampu melahirkan pemimpin birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Melalui metode penulisan makalah, peserta dituntut untuk menyusun strategi, inovasi, serta rencana aksi yang relevan dengan jabatan yang dilamar. Materi yang disampaikan harus mampu mendukung pencapaian visi dan misi Bupati Majalengka serta menjawab tantangan birokrasi secara konkret dan aplikatif.
Uji kompetensi ini tidak hanya mengukur kemampuan konseptual, tetapi juga menilai kemampuan peserta dalam menghadirkan solusi inovatif dan implementatif terhadap berbagai isu strategis di lingkungan pemerintahan.
Sekretaris Daerah berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kapasitas terbaik, menjunjung tinggi integritas, serta menghadirkan gagasan yang visioner.
“Melalui proses ini, kita ingin memastikan bahwa pejabat yang terpilih benar-benar siap bekerja, mampu mempercepat reformasi birokrasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan uji kompetensi yang berbasis sistem merit ini, Pemerintah Kabupaten Majalengka optimistis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berdaya saing, sejalan dengan visi Majalengka “Langkung Sae”.



















